Jumat, 21 Juni 2013

Prioritaskan Warga Tanggamus untuk KIM

KOTAAGUNG – Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan menegaskan, pembangunan Kawasan Industri Maritim (KIM) di Batubalai tetap berjalan. Meskipun, ada penolakan dari petani penggarap. Menurut Bambang, pembangunan KIM demi kepentingan rakyat Tanggamus karena dapat menyerap ribuan tenaga kerja. ”Rencana KIM itu penting. Alasannya, Tanggamus dan kabupaten lain ke depan menghadapi masalah yang sama. Yakni lapangan kerja. KIM jadi solusi tersedianya lapangan kerja untuk kabupaten ini,” kata Bambang kemarin.

Bambang mengungkapkan, masyarakat Tanggamus akan diprioritaskan untuk dapat bekerja di KIM. Dengan catatan, memiliki skill dan kemampuan yang diperlukan. Karena itu, Bambang berharap masyarakat tidak terpengaruh dengan kabar adanya rekrutmen tenaga kerja dari luar.

”Jika sekarang di sana ada kegiatan, itu belum operasional. Tapi, baru land clearing untuk menegaskan lahan yang akan digunakan. Tahapannya land clearing dahulu, pencanangan pembangunan, dan baru membuka tenaga kerja. Jadi sekarang ini belum penerimaan tenaga kerja,” tegas Bambang.

Dilanjutkan, KIM nantinya merupakan kawasan pembuatan kapal. Di sana bukan hanya ada satu, namun banyak perusahaan. Perusahaan-perusahaan itu bakal merekrut ribuan tenaga kerja.

”KIM adalah industri padat modal, padat teknologi, dan padat karya. Dari skala itu, maka penghasilan pekerjanya akan di atas rata-rata upah minimum regional (UMR),” ujarnya.

Lebih jauh Bambang mengatakan, jika ada pihak-pihak yang merasa tidak puas, dapat mengajukan tuntutan hukum. Nantinya bakal ada pertemuan antara PT Pertamina, pihak yang mengklaim pemilik lahan, dan aparat keamanan.

”Di sana nanti dibeberkan lokasi mana saja milik PT Pertamina dan yang bukan. Apabila itu merupakan lahan sah PT Pertamina namun diklaim oleh pihak-pihak tertentu tanpa ada bukti, silakan berurusan dengan hukum,” ungkap Bambang.

Sebelumnya, sejumlah warga yang mengatasnamakan Petani Batubalai Bersatu (PBB) ke Kantor Bupati Tanggamus. Mereka datang untuk menyampaikan pernyataan sikapnya terkait rencana pembangunan KIM. Warga berharap pembangunan KIM transparan dan berbasiskan masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar