Minggu, 21 April 2013

PDAM butuh dana Rp3 miliar pindahkan utilitas


 PDAM Tirta Musi Palembang membutuhkan dana kisaran Rp3 miliar untuk biaya memindahkan utilitas pada lokasi proyek pembangunan jalan terowongan atau underpass Simpang Patal.

Direktur Teknik PDAM Tirta Musi, Stephanus, di Palembang, Kamis mengatakan pemindahan utilitas PDAM berupa pipa saluran air bersih itu masih menunggu penyelesaian tahap akhir penggantian lahan milik warga.

Namun, pihaknya memperkirakan tak kurang dari Rp3 miliar mesti mereka siapkan untuk pemindahan dan penggantian utilitas saluran air bersih, katanya.

Menurut dia, di area pembangunan underpass itu terdapat sejumlah pipa saluran air bersih yang panjangnya jika ditotal lebih dari satu kilo meter.

Karena itu, selama proses pembangunan underpass pengaturan saluran air bersih dilakukan seoptimal mungkin, karena sejumlah pelanggan terpaksa dihentikan sementara pasokan air bersih.

Ia mengatakan, upaya meminimalisir penyetopan sementara distribusi air bersih mereka lakukan dengan memindahkan utilitas secara bertahap.

Dengan demikian, kalau terpaksa menghentikan pendistribusian air bersih hanya sebagian pelanggan di lokasi itu saja.

Sementara Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Jalan dan Jembatan Metropolis Palembang Kementerian Pekerjaan Umum, Junaidi, menjelaskan berbagai utilitas yang berada di lokasi bangunan jalan terowongan itu pemindahannya diserahkan kepada pihak terkait yang memiliki aset tersebut.

Dia mencontohkan, bukan hanya utilitas PDAM tetapi PLN dan Telkom serta utilitas lainnya juga diminta memindahkan sendiri, ujarnya.

Dia menambahkan, pengerjaan konstruksi underpass dijadwalkan akan dilaksanakan Juni.

Panjang struktur jalan mencapai 300 meter yang berada di kawasan Simpang Patal dengan target pembangunan selama 18 bulan didanai APBN, katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar