Rabu, 15 Mei 2013

Rampok Truk, Lempar Korban ke Jurang

LIWA - Kerja sama apik Polres Lampung Barat dan Polsek Bukitkemuning, Lampung Utara, berbuah manis. Mereka berhasil menggulung kawanan perampok lintas kabupaten di dua tempat berbeda kemarin. Satu tersangka dikabarkan lolos.

Dari tangan enam tersangka, aparat mengamankan lima pucuk senjata api (senpi) rakitan jenis FN dan Colt 38 serta 13 butir peluru ukuran 7 milimeter dan 6 milimeter. Termasuk Toyota Avanza BE 2685 SJ yang digunakan tersangka.

Yang menjadi korban kawanan itu adalah Harsono (47), warga Sukoharjo II, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, dan Tri Yantoro (31), warga Rejosari, Kecamatan Pringsewu.

Mereka dirampok saat dalam perjalanan dari Manak, Bengkulu, hendak ke Tanggamus pukul 04.00 WIB kemarin (13/5). Tepatnya di Desa Mandirisejati, Krui Selatan, Pesisir Barat. Mereka mengendarai truk Colt Diesel BE 9326 UF, yang membawa muatan delapan ton kopi.

Dua tersangka diringkus terlebih dahulu oleh Polsek Bukitkemuning. Mereka adalah Subli (35), warga Desa Panaganratu, Abung Timur, dan Depino (30), warga Banjaragung, Abung Timur. ’’Mereka kami ringkus pukul 08.30,’’ ungkap Kapolsek Bukit Kemuning Kompol Edy Santoso.

Edy mendapat informasi dari Polres Lambar tentang perampokan dimaksud dan langsung menghadang tersangka di Jalan Lintas Barat, Bukitkemuning. Anggotanya dipimpin Kanit II Lantas Ipda Martoyo.

’’Benar saja. Ada sebuah truk beriringan dengan mobil Xenia. Ternyata itu truk hasil rampokan yang dikendarai dua tersangka,’’ tambah Edy. Polisi bergerak dan berhasil meringkus dua tersangka dalam truk.

Sementara, beberapa tersangka lainnya yang berada di Xenia balik arah dan kabur ke Lambar. ’’Salah seorang petugas sempat menembak bagian belakang kendaraan,’’ imbuh Edy.

Giliran Polres Lambar beraksi. Mereka bergerak dan akhirnya berhasil meringkus empat tersangka. Keempatnya, Bastari (26) dan Jumani (29), keduanya warga Tanjungiman, Abungblambangan, Lampura. Lalu Sulaiman (36) dan Hendri alias Rusli (26), mereka warga Abungtimur, Lampura.

Kasatreskrim Polres Lambar AKP M. Samsari menerangkan, penjahat ini tergolong keji. Korban sempat dihajar, kedua tangan dan kaki diikat tali rafia, serta wajahnya dilakban sehingga nyaris kehabisan napas.

’’Kemudian kedua korban dilempar ke jurang yang tak terlalu dalam. Beruntung, salah satunya bisa membebaskan diri dan berteriak sehingga ditolong salah seorang pengendara sepeda motor,’’ ujar Samsari.Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih menambahkan, dalam penyergapan itu satu orang tersangka lolos. ”Dan, kini kami terus memburunya untuk menggulung habis komplotan ini,” tuturnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar