METRO – Pasca kebakaran, aktivitas di Pasar Cendrawasih, Kota Metro, berangsur normal. Para pedagang yang tokonya selamat dari musibah yang terjadi pada Minggu (12/5) malam tetap beraktivitas seperti biasa kemarin.
Sementara sejumlah pekerja mulai membereskan puing-puing dan barang dagangan yang terbakar. Sayangnya, hingga kemarin penyebab kebakaran yang menghanguskan tiga unit toko itu masih belum dapat dipastikan.
Semula, para pedagang menduga peristiwa itu dipicu oleh terbakarnya sampah yang dikumpulkan Fauzi, seorang tunawisma yang diduga mengalami gangguan jiwa. Namun, dari pantauan kemarin, tidak terlihat adanya bekas kebakaran pada sampah yang menumpuk di belakang lokasi yang terbakar.
’’Kalau memang penyebabnya sampah, seharusnya ada bekas sisa pembakaran di tempat itu,” kata sejumlah pedagang di lokasi kejadian kemarin.
Dikonfirmasi mengenai masalah ini, Kadis Pasar Kota Metro Purwanto menyatakan belum dapat memastikan penyebab kebakaran itu. ’’Kami masih menunggu hasil penyelidikan polresta,” ujarnya.
Sementara Wali Kota Metro Lukman Hakim menyatakan, pertokoan di Pasar Cendrawasih, khususnya di lokasi penampungan yang berada di eks lahan parkir pasar itu, memang rawan bencana kebakaran. Sebab, menurutnya, lokasi pertokoan di sana terlalu padat dan tidak teratur rapi. Selain itu, bahan bangunan juga sangat rentan terbakar.
Ditambah lagi minimnya kesadaran para pedagang untuk membuang sampah pada tempatnya. ”Untuk mengantisipasi kejadian serupa, akan segera dilakukan penataan dan peningkatan pengawasan,” ungkap Lukman usai menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Kota Metro kemarin.
Diketahui, Pasar Cendrawasih terbakar pada Minggu (12/5) pukul 20.40 WIB. Kejadian itu mengakibatkan tiga unit toko ludes. Masing-masing milik Angga dan Marwan yang menjual sepatu serta baju. Api mudah menjalar karena ketiga toko itu berdinding papan dan beratap seng. Toko yang terbakar itu merupakan penampungan sementara pedagang imbas pembangunan Metro Mega Mall.
Beruntung, berkat kesigapan petugas pemadam, kebakaran itu tidak menjalar ke kios lain. Dua unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan oleh BPBD setempat berhasil menjinakkan api dalam tempo sekitar 30 menit.Kapolresta Metro AKBP Agoes Soejadi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap insiden itu. Untuk sementara, pihaknya masih menampung semua informasi, termasuk adanya tumpukan sampah yang dikumpulkan oleh Fauzi. (
Tidak ada komentar:
Posting Komentar