Rabu, 15 Mei 2013

BPPLH Bantah Tak Serius

BANDARLAMPUNG – Badan Pengendalian dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPPLH) Bandarlampung membantah tidak serius dalam menyelidiki dugaan pencemaran Way Balau oleh Rumah Sakit (RS) Graha Husada. Sebab, satuan itu masih menunggu hasil uji laboratorium air Way Balau. ’’Saat ini tak ada masalah yang berat. Kan airnya sudah kita cek. Tunggu saja hasilnya,” ujar Kepala BPPLH Bandarlampung Rejab usai menghadiri acara pemberian dana bantuan bedah rumah di Kecamatan Kemiling kemarin.

Dia meminta warga bersabar untuk menunggu hasil uji lab. Tersebut. Sebab, pihaknya dapat menindaklanjutinya setelah hasil uji lab. keluar. ’’Tunggu hasil uji laboratoriumnya keluar pekan depan. Sabarlah. Saya rasa bukan masalah yang berat,” tandasnya.

Diketahui, BPPLH Bandarlampung dinilai kurang serius dalam menangani persoalan limbah di kota ini. Itu terlihat dengan tidak adanya sikap tegas yang ditempuh satuan kerja tersebut.

Ketua Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Lampung Bejoe Dewangga mengatakan, belum diberikannya sanksi tegas kepada RS Graha Husada yang limbahnya diduga telah mencemarkan Way Balau adalah salah satu bukti ketidakseriusan BBPPLH dalam menangani soal limbah lingkungan.

’’BPPLH itu kan tugasnya menangani persoalan limbah. Kalau tidak ada yang diberi sanksi, saya yakin perusahaan lain pasti mengikuti dengan membuang limbah ke sungai,” sesal Bejoe, Minggu (12/5).

Dia melanjutkan, pihaknya berharap BPPLH serius menangani masalah tersebut. ”Jangan sampai adanya limbah itu mengganggu aktivitas warga. Kalau ada warga yang sakit, bukan hanya RS yang bertanggung jawab, tetapi juga BPPLH karena tidak menangani masalah limbah ini,” ungkapnya.

Menurutnya, pengelolaan limbah medis bukanlah permasalahan yang mudah. ”Kalau ada yang mengetahui bagaimana dampak dari limbah medis, saya yakin tidak ada orang yang berani tinggal di sekitar RS, karena limbah medis sangat berbahaya dibandingkan dengan limbah yang lain,” katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar