Minggu, 16 Juni 2013

Wow, Pemain Lupus Hebohkan 21 Lampung!

EMPAT aktor dalam film Bangun Lagi Dong Lupus menghebohkan Studio 21 Central Plaza Lampung kemarin petang (17/4). Mereka adalah Miqdad Addausy yang berperan sebagai Lupus, Jeremiah Christiant (Gusur), dan Alfie Alfandy (Boim). Ketiganya didampingi produser film ini, Eko Patrio, yang juga berperan sebagai guru olahraga.

Kedatangan para pemain film itu otomatis membuat pengunjung 21 berebut meminta tanda tangan dan foto bersama. Pada penayangan film pukul 16.45 WIB kemarin, para penonton di studio tersebut pun diajak berinteraksi. Tak tanggung-tanggung, pihak manajemen Bangun Lagi Dong Lupus memberikan doorprize kepada penonton yang beruntung.

Eko Patrio mengatakan, kunjungannya ke 21 Lampung merupakan rangkaian roadshow untuk mengapresiasi masyarakat film Indonesia. Lampung merupakan daerah ketujuh yang dikunjungi setelah Makassar, Surabaya, Jogjakarta, Bandung, Bogor, dan Depok. Ia bersyukur film yang diangkat dari novel karya Hilman Hariwijaya ini berhasil diapresiasi.

’’Kami datang kemari ingin menyapa masyarakat film Indonesia. Kami ingin meginformasikan bahwa film Bangun Lagi Dong Lupus ini juga ada di Lampung. Alhamdulillah tadi antusias. Kasihan teman-teman (pemain film) pada dicubit-cubitin dan minta foto bersama,” kata Eko yang juga anggota DPR RI ini.

Antusiasme tersebut, kata dia, memang menggambarkan bahwa saat ini memang dibutuhkan figur anak muda untuk menjadi ’’sesuatu”. ’’Makanya saya bangkitkan lagi film Lupus ini. Alasannya adalah biar teman-teman setelah nonton film ini mendapat titik cerah. Karena film ini bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan,” urainya.

Menurut dia, film ini tak kalah dari cerita serupa yang booming di awal tahun ’90-an ini. Pasalnya, film Bangun Lagi Dong Lupus ini tidak menghilangkan masa muda, ada sisi romantis, rasa haru, cinta keluarga, persahabatan, dan cinta lingkungan. ’’Dan film ini inspiratif banget,” kata Eko.

Ia juga mengakui bahwa tim dari Komando Production yang memproduseri Bangun Lagi Dong Lupus mengalami kesulitan untuk membangunkan karakter Lupus yang dahulu sukses diperankan Ryan Hidayat.

’’Kesusahan ada. Kan mereka-mereka (para aktor) ini hasil audisi dari berbagai kota. Jadi bukan ujug-ujug kita ambil dari bintang-bintang. Kita ambil dari audisi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogjakarta, Makassar, dan Medan. Jadi (audisi) itu saja sudah tiga bulan. Tantangannya banyak banget, dan satu tahun kemudian, film ini launching,” bebernya.

Miqdad Addausy pun mengakui kesulitan melepaskan bayang-bayang Ryan Hidayat dalam film ini. ’’Film ini kan jaya di masanya. Maka dari itu, saya di sini juga bukan main-main dalam memerankan tokoh Lupus. Ada sebuah beban yang awalnya takut mengecewakan fans-fans Lupus yang sebelumnya,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar