Minggu, 16 Juni 2013

Tetap Jagokan Menu Lokal

PALEMBANG-Managamen Hotel Grandzuri tetap menjagokan menu-menu Indonesia kepada para tamu. Tak heran hampir 35 persen menu dihotel ini adalah menu lokal khas Palembang.

Hal itu diungkapkan General Manager Hotel Grand Zuri Palembang, Rizki Darmawan di sela-sela pelaksanaan media Corner, Sabtu (15/6). Diakui, saat ini memang pihaknya menyediakan beberapa menu western, atau asing diantaranya menu khas Eropa, Asia dan beberapa negara Vietnam. Namun yang jadi jagoannya tetap menu Indonesia.

"Karena menu itu memang yang paling favorit, meski tamu yang datang banyak juga dari luar, mereka justru lebih suka menu Indonesia," kata Riski.

Jika diprosentase, kata dia, hampir 35 persen adalah menu lokal, seperti pindang patin, pindang daging, soto, semur dan sop buntut.

Makanya, kata dia, dalam waktu dekat Grand Zuri bersiap mengeluarkan hampir 50 menu terbaru yang dipadu dalam menu ala Carte, mulai dari Salad, Appetizer, Soup, Main Course dan dessert. Harganya pun sanga variatif, mulai dari Rp 29 ribu. "Inilah sensasi kuliner terbaru yang mewarnai perkembangan kuliner lifestyle di Palembang," katanya.

Menu Ala Carte terbaru ini akan dikeluarkan Juli, mendatang di Cerenti Restoran dan Zuri Launge. Diakui 50 menu tersebut disiapkan melalui proses analisa pasar dan selera masyarakat kota Palembang, lalu di modifikasi dengan standar tinggi, termasuk melalui seleksi sangat ketat, dalam pengolahan dan pengemasan yang menyesuaikan standar hotel bintang lima.

"Paling tidak kita ingin membuat menu-menu Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri,"kata dia. Seperti sop buntut, masih menjadi andalan Grand Zuri, ada pula sop conro, gerobokan makasar, Gurami Bumi Sriwijaya dan segala jenis pindang, baik itu pindang daging, ikan hingga tulang. Selebihnya baru menu-menu Eropa, Cina dan menu-menu International.

Menu ini, lanjut dia, disiapkan selama 24 jam. Selain itu, Grand Zuri tetap menghadirkan gebrak pasar yang hadir satu minggu sekali.

"Menu ini sangat diminati, dan akan kita teruskan sampai Ramadhan nanti," katanya.

Saat ini, untuk ocupansi di Grand Zuri capai 85 persen. Namun kondisi tersebut tidak akan lama karena masuk Ramadhan, biasanya akan turun hampir 50 persen. "Makanya semua mnu baru itu kita siapkan juga jelang Ramadhan, tapi tetap saja konsep menu Ramdahannya akan kita lengkapi dan kita kemas lebih menarik lagi," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar