Minggu, 16 Juni 2013

Sopir Truk Kelimpungan Cari BBM di OKU

Puluhan truk batu bara yang selama ini menjadi langganan membeli bahan bakar minyak (BBM) eceran ramai-ramai memarkirkan armadanya disekitar SPBU UB tempat biasanya pedagang pengecer BBM berjualan, Minggu (16/6/2013).

Armada batu bara sarat muatan ini diduga mau mengisi BBM, namun saat tiba di tempat langganan semua pengecer solar tidak ada yang beroperasi. Namun para sopir masih tetap bertahan di sekitar tempat pengecer BBM yang sudah tidak memajangkan botol-botol berisi BBM lagi.

Sejumlah warga yang melihat sopir yang masih bertahan di tempat n membeli bahan bakar ini memang masih menunggu kondisi aman , sebab hingga menjelang magrib para sopir masih tetap berathan.

“Mungkin masih ada lampu hijau dari pedagang pengecer disekitar situ, tidak tertutup kemungkinan mereka masih ada stok sisa-sisa sebelum penertiban,” kata salah seorang warga.

Pengamatan di lapangan, jumlah armada truk berisi batu bara dari arah Ulu Ogan tujuan Lampung terus bertambah menjelang malam hari.

Para sopir turun dari kendaraan dan mengobrol, sebagian ada juga yang bingung karena tidak bisa mendapatkan bahan bakar karena tempat langganan mereka kini sudah tutup semua.

Selama ini memang armada truk batu bara ini mengisi bahan bakar di pedagang pengecer apabila truknya sedang berisi batu bara. Namun saat armadanya kosong, maka para sopir bisa dengan leluasa mengisi bahan bakar di SPBU.

Namun sejak tim terpadu meliputi Pertamina, Disperindagkop, Pertambangan dan Energi, Pol PP , Polri, Kodim dan pihak-pihak terkait membuat aturan bersama menertibkan pengecer BBM dan spekulan BBM, kondisi SPBU menjadi normal dan pedagang pengecer juga menghilang.

Sopir truk batu bara yang selama ini menikmati BBM bersubsidi kini kebingunan mau membeli bahan bakar.

OH TBBM Batuaja Bimo Sagus Ariyanto mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Sales Executive Retail akan meningkatkan pengawasan kepada SPBU. Bila ditemukan oknum operator yang nakal maka SPBU akan diberi sanksi mulai dari surat peringatan, sanksi sampai pada penyetopan suplai.

Dikesempatan itu Bimo juga menjelaskan sebenarnya Pertamina juga menyiapkan satu unit pompa solar nonsubsisi di SPBU Kemelak harga non subsidi dan SPBU khusus yang melayani BBM nonsubsidi di Lubukbatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar