Minggu, 16 Juni 2013

Eka Minta Wartawan tidak Singgung Kapolres Prabumulih

PRABUMULIH - Satu diantara korban aksi amuk massa di Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih, Eka Samindra SH meminta sejumlah wartawan untuk tidak membahas dugaan keterlibatan Kapolres Prabumulih, AKBP Yerri Oskag SIK dalam proses jual beli lahan di Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat hingga berbuntut amuk massa beberapa waktu lalu tersebut.

"Masalah keterlibatan Kapolres jangan dibahas lagi lah, dia tidak terlibat. Dalam masalah ini beliau (Yerri Oskag-red) hanya sebagai penengah," tegas Eka Samindra ketika dibincangi di ruang VVIP rumah sakit Pertamina, Jumat (31/5/2013).

Menurut Eka, Kapolres dalam hal itu sebagai orang yang ditunjuk dirinya untuk menengahi masalah dan tidak sebagai pembeli atau apapun, untuk itu dirinya meminta kapolres agar jangan disinggung-singgung.

"Saya yang punya tanah, jadi terserah saya mau memberi atau menunjuk siapa sebagai penegah, sementara total uang itu juga cuman syarat. Artinya nama serta surat hanya syarat saja untuk mengambil ke bank," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar