Sukadana - Dengan Satu Harapan Pemkab Lamtim Meraih Prestasi Yang Memuaskan. Hal itulah yang diungkapkan Bupati Lampung Timur, Erwin Arifin.SH.MH pada Rakor Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) pada Kamis (30/05). Bertempat di Aula Kantor Bupati Pemkab Lampung Timur. Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Lampung Timur, Erwin Arifin.SH.MH, Sekda Lamtim, I Wayan Sutardja, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Lamtim, Drs. Helman Arief, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Lamtim, Iwan Nurdaya, SH, Asisten Bidang Administrasi Umum Lamtim, Nursyamsu, SH, Kepala Dinas se - Lampung Timur, Camat se - Lampung Timur PNS dari beragam golongan dan kepangkatan yang berasal dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) se - Lampung Timur.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Timur, Erwin Arifin.SH.MH mengatakan, rapat koordinasi merupakan suatu keharusan yang perlu dilakukan dalam meningkatkan kinerja kedepan, untuk itu diharapkan dalam rakor ini ada komitmen dan koordinasi yang baik dalam menjalankan tugas kedepan agar lebih cepat, tanggap dan handal dalam menghadapi permasalahan demi kemajuan Lampung Timur. Rakor ini, bertujuan mengkoordinasikan segala persiapan dan kesiapan menjelang Pelaksanaan Lampung Fair, lomba FORIKAN, dan strategi pencapaian target oponi WTP dapat menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Dengan satu harapan Kabupaten Lampung Timur akan meraih satu prestasi yang memuaskan pada saat penilaian nanti. Segala daya upaya dan kerja keras antar tim sangat kita butuhkan terutama pembinaan dan sosialisasi di tingkat kecamatan dan desa yang jadi sasaran titik pantau oleh Tim Nasional,”kata Bupati Lampung Timur, Erwin Arifin.SH.MH.
Erwin Arifin.SH.MH menungkapkan, dalam melaksanakan program dan kegiatan ke depan tidak terlalu mengandalkan APBD, kita telah mengetahui bahwa kapasitas fiskal sangat terbatas, sehingga Kepala SKPD harus mampu melakukan akses pendanaan yang bersumber dari pemerintah pusat, provinsi, partisipasi swasta serta swadaya masyarakat, melalui sinergitas dan kerja sama pelaksanaan program dan kegiatan. Pelaksanaan pembangunan oleh Pihak Ketiga melalui kegiatan pengadaan barang dan jasa, agar dilakukan secara terkoordinasi dan memperhatikan aturan yang berlaku serta kualitas hasil pelaksanaan kegiatan tersebut agar dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.
Untuk menimalisir temuan hasil pengawasan ke depan, setiap Kepala SKPD dalam melaksanakan program dan kegiatan serta pengelolaan aset daerah agar dilakukan secara tertib administrasi, dengan memperhatikan norma dan aturan yang berlaku. Target kinerja kita ke depan harus mencapai nilai Wajar Tanpa Perkecualian (WTP). Untuk itu guna mendukung suksesnya penilaian / verifikasi nasional tersebut maka di butuhkan kerjasama yang solid antar semua lini baik itu di tingkat kabupaten, kecamatan sampai tingkat pokja desa,”ungkap Erwin Arifin.SH.MH.
Erwin Arifin.SH.MH menegaskan, strategi pencapaian target opini WTP tidak akan dapat diwujudkan tanpa kerja keras dan cerdas serta tuntas. Apapun hasilnya dari proses yang telah dan sedang kita lakukan nanti pada akhirnya merupakan sebuah hasil dari proses yang dilakukan secara kolektif, karena tidak bisa satu – satu dinilai, meskipun nanti saya yang akan menilai satu – satu per SKPD berdasarkan beberapa penilaian.
SKPD pengelola keuangan agar melakukan layanan administrasi keuangan secara optimal, mengingat kelambatan penyerapan alokasi anggaran akan berdampak pada kelambatan pada proses pelaksanaan pembangunan dan layanan kepada masyarakat. Setiap Kepala SKPD yang terkait agar bersinergi dan pro aktif melakukan langkah-langkah akselerasi, sehingga tahapan dan target pelaksanaan pembangunan strategis tersebut bisa dilakukan dengan baik, serta permasalahan yang timbul sebagai dampak dari pembangunan tersebut dapat diantisipasi,”tegas Erwin Arifin.SH.MH.
Erwin Arifin.SH.MH menerangkan, bukan berarti satu SKPD bagus kemudian bisa memberikan opini bagus untuk semuanya, jadi secara kolektif bahu membahu untuk memberikan opini ini. Karena itu, kita harus menyadari bahwa kita harus membangun kerjasama yang sinergi dan fungsi pengelolaan keuangan ini harus betul – betul dipahami bersama – sama. Jika ingin mengembangkan suatu daerah jangan abaikan potensi-potensi daerah yang ada pada Kabupaten tersebut, seharusnya kita rangkul dan berdayakan dan apabila bekerja dijalani secara ikhlas maka pekerjaan kita bisa bukanlah beban berat, tetapi bisa mudah mencapai tujuan dan terasa ringan,”pungkas Erwin Arifin.SH.MH. (
Tidak ada komentar:
Posting Komentar