Jumat, 21 Juni 2013

Budidaya Ikan Air Tawar Masih Menjanjikan



Batanghari -Salah satu usaha selain berdagang dan bercocok tanam (tani), terdapat salah satu usaha yang juga sangat baik dan dapat menambah penghasilan atau bisa juga disebut sebagai usaha sampingan adalah pengembangan budi daya ikan air tawar di empang atau kolam. Seperti yang dialami oleh Sugeng, yang juga seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pertanian Lampung Timur, ia mengembangkan ikan air tawar di lahan seluas kurang lebih 1 ha miliknya yang terletak di Kecamatan Batanghari.

Melalui penjaga kolamnya Kepada wartawan, Kamis (23/05), Wayan wayan mengatakan, bahwa diatas tanah tersebut dibudidayakan jenis ikan Gurame,Paten dan Lele Dumbo. Di rumah tempat empang yang diurusnya bahwa, statusnya adalah sebagai pengurus kolam pak Sugeng, dan ia digaji oleh Sugeng sebesar Rp.1juta per bulan ditambah uang makan Rp300.000 dan disaat panen ia pun mendapat bonus,"katanya.


ia menjelaskan, bahwa untuk jenis ikan gurame yang berukuran 2 jari dibelinya seharga Rp1500 per ekor, untuk jenis ikan Paten dan Ikan Lele Dombo dengan ukuran 46 atau empat banding enam, seharga Rp150 per ekor. Selanjutnya terkait dengan pemeliharaan, dalam pemberian makanan, untuk jenis ikan Gurame diberi makan Daun Tales dan Daun Singkong Karet dalam perharinya sebanyak tiga kali yaitu pagi siang dan sore, sedangkan untuk jenis ikan Paten dan Lele Dumbo diberi makan Pelet, juga diberi sebanyak tiga kali,"jelasnya.

Wayan menungkapkan, bahwa ia sudah beragama Islam juga dan ia selalu mendo'akan majikannya yaitu pak sugeng semoga selalu sehat dan dalam panenannya berhasil, sembari tersenyum iapun berucap bahwa majikannya adalah orang yang baik,"pungkasnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar