Rabu, 15 Mei 2013

Peduli Pendidikan, IIP BUMN Lampung Beri Bantuan

BANDARLAMPUNG - Ikatan Istri Pemimpin (IIP) BUMN Lampung menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama. Kali ini, organisasi istri pimpinan perusahaan pelat merah itu memberikan santunan kepada anak yatim piatu di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Mahmudah di Jl. Sejahtera, Sumberrejo, Kemiling, Bandarlampung.

Koordinator Bidang Pendidikan IIP BUMN Provinsi Lampung Herlina Natsir mengatakan, bakti sosial ini sebagai ungkapan kepedulian di bidang pendidikan. Hal itu dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2013.

’’Bentuk bantuan yang diberikan berupa seragam sekolah, sepatu, tas, dan peralatan sekolah lainnya. Selain itu diberikan juga bantuan berupa semen untuk membantu pembangunan panti asuhan,” ungkapnya kemarin (14/5).

Ditegaskannya, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pengurus dan anggota IIP Lampung dengan menyalurkan zakat serta infak kepada anak yatim.

’’Jangan dinilai berapa besar yang diberikan. Tetapi ini merupakan bentuk kepedulian, ketulusan, dan keikhlasan kami untuk membantu,” ujar Herlina.

Dengan bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk semua. ’’Semoga bisa bermanfaat dan tali silaturahmi ini tidak sampai di sini saja, tetapi terus berlanjut,” tuturnya.

Seperti diketahui, IIP BUMN merupakan organisasi sosial di lingkungan BUMN yang beranggotakan istri pimpinan BUMN. Organisasi ini dibentuk pada 2002. Di mana IIP dibentuk untuk menjalin hubungan antaristri pimpinan dalam melaksanakan kegiatan sosial kepada masyarakat dan keluarga besar BUMN.

Sementara, Ketua Yayasan Panti Asuhan Mahmudah Khabibul Muttaqin mengucapankan terima kasih atas kepedulian kepada anak-anak panti asuhan ini. ’’Mudah-mudahan bantuan ini dapat menjadi semangat anak-anak untuk tambah rajin belajar dan mendapatkan prestasi yang lebih baik,” katanya.

Dia menuturkan, Yayasan Panti Asuhan Mahmudah ini berdiri pada 2011. Di mana awalnya hanya delapan anak asuh. ’’Didirikannya yayasan ini atas dasar keinginan dan kepedulian terhadap sesama kepada anak-anak yang kurang beruntung, dalam memperoleh pendidikan,” terang Pakde –sapaan akrab Khabibul Muttaqin. Hingga saat ini, terus dia, ada 40 anak yang diasuh dalam yayasan ini. Terdiri 24 laki-laki dan 16 perempuan. Semua anak asuh ini datang dari beberapa wilayah di Lampung. Seperti Lampung Barat, Lampung Timur, Bandarlampung, Lampung Selatan, dan Lampung Tengah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar