Di bidang life skill, anak-anak Kampus Yakin secara khusus dibuatkan ekstrakurikuler untuk memenuhi minat dan bakat anak-anak tersebut. Tujuannya adalah untuk membekali para peserta program Yakin dengan keterampilan yang bisa menjadi bekal mereka memasuki kehidupan selanjutnya.
“Bentuk dari pembinaan karakter ini ditandai dengan penekanan pada aspek ruhiyah yakni pembinaan yang rutin dilaksanakan setiap pekannya. Mereka diminta untuk melaksanakan Salat Dhuha, tilawah, menghafal Juz Amma dan materi tentang Islam,” ungkap Branch Manager Dompet Dhuafa Cabang Sumsel, Dessi Arisanti, saat launching Kampus Yakin di Jalan Yudo Komplek Kampus POM IX, Sabtu (4/5).
Ditambahkan wanita berjilbab ini, anak yatim kerap kali minder dan ini menjadi ancaman menakutkan bagi perkembangan kesehatan dan jiwa mereka. Hal inilah yang menjadi inisiatif Dompet Dhuafa Sumsel mendirikan Kampus Yakin. Di Kampus ini, anak-anak diajak bermain dengan aneka games supaya mereka berani untuk menerima tantangan.
“Kemudian mengutarakan pendapat, kekompakan kelompok dan kepemimpinan serta ilmu pengetahuan. Dan sebagai bentuk apresiasi bagi setiap prestasi kecil yang mereka buat, pihak kakak asuh selalu menyediakan hadiah. Mulai dari piala hingga yang sederhana seperti cokelat,” lanjutnya.
Secara berkala anak-anak ini juga diajak mengunjungi tempat-tempat yang bernilai pendidikan dan sejarah. Selain untu rekreasi, hal ini dilakukan untuk memberikan gambaran langsung mengenai pelajaran yang mereka terima di sekolah. Seperti museum, hutan wisata, arena outbond, pabrik pembuatan mie dan sebagainya.
“Kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala mulai dari pembiasaan pola hidup sehat, pemeriksaan golongan darah, anemia kecacingan, sampai pemeriksaan gigi. Inilah salah satu komitmen lain para kakak asuh ingin memberikan akses untuk manggapainya. Karena belum tentu hal yang sama bisa mereka dapatkan di tempat lain.
Kesempatan tersebut dihadiri oleh Walikota Palembang terpilih, Sarimuda MT. Dia mengatakan, sebuah kegiatan sosial hendaknya bisa bermanfaat bagi orang lain dan inisiatif seperti ini memang perlu digalakkan.
“Walaupun pada tahap awal akan menemui banyak rintangan ini harus disupport, karena bisa membantu peningkatan pendidikan anak-anak. Mudah-mudahan ini nanti bisa berkelanjutan agar lebih banyak anak-anak yang bisa dibina. Yang penting diniatkan dan ikhlas,” harapnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar