PRABUMULIH, Sumatera Selatan - Berprofesi sebagai tukang pijat atau ahli pengobatan urut tradisional di Prabumulih masih menjanjikan.
Keahlian yang tak memerlukan peralatan khusus untuk bekerja, cukup dengan minyak kelapa (minyak sayur, red) dan jemari tangan yang kuat dan terampil, pelakonnya sudah dapat menunjang kebutuhan hidup.
Bayangkan, dalam sehari saja para tukang pijat mampu memperoleh pendapatan rata-rata di atas Rp 700 ribu. Jumlah itu sangat jauh di atas penghasilan seorang kepala buruh bangunan (mandor, red) atau seorang PNS Golongan III b sekalipun.
Salah satu diantaranya Mbah Maniah. Wanita berusia 60 tahun, warga Jalan Tampomas, Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur ini mengaku dalam sehari semalam bisa melayani minimal sepuluh pasien.
Rata-rata setiap pasien memberikan uang jasa kepadanya mulai Rp 50 ribu-Rp 100 ribu, tergantung keikhlasan pasien. Penyebabnya karena Mbah Maniah dalam setiap pelayanannya tidak pernah mematok tarif khusus kepada pasiennya.
“Berapa pun mereka kasih saya terima, penting mereka benar-benar sembuh dan sehat. Alhamdulillah dalam sehari mampu menghasilkan Rp 700 ribu,” ujarnya ketika dijumpai di rumah salah satu pelanggannya, Susi (24) baru-baru ini.
Biasanya setiap pasien yang sudah merasakan pijatan jari terampil milik Mbah Maniah ini akan kembali meminta jasanya.
Tidak heran sejak ia mulai menjalani profesinya dari tahun 90-an sampai sekarang, jumlah pelanggan Mbah Maniah terus bertambah bahkan sudah mencapai ratusan pelanggan. Para pelanggannya ini tersebar tidak hanya di Kota Prabumulih, tetapi juga ada di luar kota.
“Mungkin pasien merasa serasi dengan jemari tangan saya ketika mengurut. Setiap kali habis di urut, besok-besoknya pasti nelpon minta kembali di urut,” katanya dengan nada tetap merendah.
Menurut Mbah Maniah, keahliannya memijat tubuh dan urat manusia itu tidak diperolehnya melalui belajar ataupun kursus. Namun diakuinya berasal dari bakat alami yang diturunkan nenek moyangnya.
Dirinya juga mengaku tidak memiliki ritual khusus setiap kali mengurut (memijat) pasiennya. Cukup memanjatkan doa, meminta kepada Allah SWT supaya pasiennya sembuh dan sehat bugar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar