Rabu, 15 Mei 2013

Suhada Arafah Wisata Jamin Kenyamanan Jamaah

BANDARLAMPUNG - Berhati-hatilah jika Anda ingin melakukan perjalanan umrah. Sebab, sekarang ini banyak ditemukan biro perjalanan yang tidak berizin yang berpotensi merugikan jamaahnya. Karena itu, ada baiknya selektif dalam menentukan biro perjalanan umrah.

Salah satu yang bisa menjadi rujukan adalah PT Suhada Arafah Wisata. Perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang jasa biro perjalanan pariwisata dan penyelenggara perjalanan umrah & haji plus memiliki izin resmi. Yakni izin haji d-702/2012 dan izin umrah d-421/2010. Terlebih, biro perjalanan umrah ini sudah berpengalaman sejak 1978. Di Bandarlampung, kantor perwakilannya berada di Jl. Sultan Agung, Sentra Bisnis No. 16, Wayhalim, Bandarlampung.

’’Kami telah memiliki izin sekaligus pengalaman sejak 1978 dengan 88 kantor cabang perwakilan dalam mengelola perjalanan umrah. Kami juga sudah memberangkatkan 23.000 lebih jamaah ke tanah suci,” kata Direktur PT Suhada Arafah Wisata Perwakilan Lampung Dr. Djohan Maher Achmad kemarin.

Dia menegaskan, tour travel yang dikelolanya dijamin mengantarkan dan mendampingi jamaah dari Lampung ke Makkah–Madinah hingga kembali ke Lampung lagi. Sebab, kata dia, Suhada Arafah selalu mengutamakan kenyamanan dan pelayanan yang optimal dalam pelaksanaan perjalanan ibadah jamaah, baik di tanah air maupun di tanah suci.

’’Artinya, kami tidak ada sistem titipan ke travel tour Jakarta. Karena semua jamaah kami yang berangkatkan. Kami dampingi mulai Lampung sampai kembali ke Lampung lagi. Kami jamin jamaah benar-benar nyaman sejak mendaftar hingga pulang kembali ke Lampung,” tegasnya.

Mengenai harga, ada dua paket yang ditawarkan. Yakni paket hemat awal tahun (Januari–Februari) seharga Rp18,75 juta dan paket reguler (Februari–Juli) seharga Rp21,5 juta.

’’Animo yang berangkat ke tanah suci sangat tinggi. Karena sejak Februari hingga April sudah 70 orang yang diberangkatkan Suhada Arafah Wisata Perwakilan Lampung. Untuk 21 Mei 2013 nanti ada dua jamaah lagi. Karena Suhada Arafah Wisata Pusat hanya memberikan seat terbatas,” tuturnya.

Djohan melanjutkan, kantor perwakilan yang ke-81 ini tetap akan melayani jamaah yang akan berangkat ke tanah suci dengan meminta kuota penambahan seat kepada pusat.

’’Nah, kalau ada 40 jamaah asal Lampung yang akan berangkat umrah, maka bisa berangkat sendiri tanpa waiting list,” terusnya.

Dana yang dikeluarkan jamaah, menurut Djohan, telah termasuk tiket pesawat udara kelas ekonomi Jakarta–Jeddah–Jakarta. Lalu, pengurusan visa umrah, manasik umrah, akomodasi hotel sesuai paket, makan tiga kali sehari dengan masakan menu Indonesia, dan transportasi bus AC selama di Arab Saudi. Juga biaya termasuk ziarah Kota Makkah dan Madinah serta city tour di Jeddah. ’’Bahkan jamaah juga dibimbing oleh guide berpengalaman dan mendapatkan air zamzam 10 liter. Itu belum termasuk tiket domestik dari daerah, pembuatan surat Mahram, dan biaya airport tax plus perlengkapan,” sebutnya.

Ditambahkan, pihaknya tidak menerima pembayaran secara tunai, tapi melalui perbankan. Seperti BNI Cabang Kalimalang, BCA Cabang Utama Kalimalang, Bank Mandiri Cabang Pondok Kelapa, Bank Mandiri Cabang Kramat Raya, BSM, Bank Bukopin Cabang M.Y. Haryono, BRI Cabang Pondok Kelapa, Bank Muamalat, dan Bank Mandiri Cabang Kartini, Lampung. ’’Kami memang tidak menerima secara cash, tapi lewat transfer perbankan untuk mengantisipasi penyalahgunaan,” ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar