Bupati Bangka, H Yusroni Yazid SE menilai pelatihan kader pengembangan usaha mina pedesaan bidang pengolahan hasil perikanan memiliki arti penting. Sebab peserta yang mengikuti pelatihan itu merupakan pengolah perikanan yang memiliki potensi besar di daerah Bangka.
"Untuk itu, jiwa kewirausahaan mestinya bisa dipupuk dan dikembangkan. Kita hendaknya tidak menunggu untuk menekuni wirausaha karena bisa menopang ekonomi keluarga," ujar Yusroni saat membuka pelatihan kader pengembangan usaha mina di ruang pertemuan Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat, Jumat (16/9/2011).
Dijelaskan Yusroni, materi dalam pelatihan ini juga menyangkut kepemimpinan wirausaha dan pengelolaan keuangan.
"Karenanya, uang hasil dari usaha semestinya bisa diatur dan dikelola sedemikian rupa untuk pengembangan usaha," katanya.
Begitu pula produk hasil olahan perikanan hendaknya bisa dikontrol baik mutu, kemasan, dan akan lebih baik kalau dilengkapi dengan sertifikat halal.
"Kalau produksi meningkat, maka juga perlu pemasaran yang baik agar produk makanan olahan hasil perikanan di bangka terus berkembang," kata Yusroni.
Oleh sebab itu, menurutnya, evaluasi setelah pelatihan ini perlu dilakukan dan ditinjau untuk mengetahui kemajuan dan kendala dari peserta yang ikut dalam pelatihan ini. Sehingga kalau ada kendala bisa dilakukan pembinaan.
"Kita berharap peserta dalam pelatihan ini bisa mendapat ilmu, keterampilan yang kemudian bisa dikembangkan agar bermanfaat bagi pribadi, keluarga, dan orang banyak," kata Yusroni.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar