Senin, 13 Desember 2010

Guru dan Semen

Ribuan Guru TK Dapat Dana Tambahan
Sebanyak 3.600 guru taman kanak-kanak (TK) mendapat dana tambahan dari Pemprov Sumsel masing-masing sebesar Rp 250.000. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Ade Karyana, Kamis (2/12), mengatakan, bantuan dana tersebut untuk memotivasi guru TK agar mereka lebih semangat mengajar. Bantuan dana tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam mencerdaskan masyarakat yang ada di Sumsel. Menurut Ade, guru TK merupakan tenaga pengajar yang mempunyai beban tugas berat karena mereka mendidik, termasuk membimbing anak supaya menjadi mandiri. Oleh karena itu, sudah sewajarnya apabila guru TK diberi dana tambahan agar mereka semakin bersemangat dalam mendidik dan membimbing generasi penerus itu.

 Semen Sulit Didapat di Palembang
Semen sulit didapatkan di Palembang sejak dua pekan terakhir. Arif, pemilik toko material di kawasan Pasar Perumnas, Kamis (2/12), mengatakan, kalaupun ada, jumlahnya tidak banyak dan harganya sudah melambung. Menurut Arif, harga semen merek Semen Baturaja mengalami kenaikan dari Rp 52.000 menjadi Rp 60.000 per sak, sementara semen merek Holcim dari harga Rp 46.000 menjadi Rp 50.000 per sak. Sementara itu, semen merek lainnya, seperti Semen Padang dan Tiga Roda, harganya Rp 65.000 hingga Rp 70.000 per sak. Menurut dia, kondisi kelangkaan barang itu dikeluhkan masyarakat. Arif menerangkan, setiap pembeli setidaknya harus memesan tiga hari sebelumnya untuk mendapatkan semen. Solihin, pedagang lainnya, mengaku mengalami penurunan omzet karena kelangkaan semen itu. ”Biasanya saya bisa menjual 150 sak per hari, tetapi sejak sulit mendapatkan barang, hanya menjual sekitar 30 sak per hari,” ujar dia. (ANTARA/WAD)
 Riau Belajar Penyelenggaraan PON ke Sumsel
Utusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau belajar tentang keberhasilan Sumsel dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI tahun 2004. Sumsel berhasil menyelenggarakan PON sehingga Riau perlu belajar ke daerah ini, kata Ketua Subbidang Panitia Besar PON Riau Irwan Effendy pada acara pertemuan dengan pengurus KONI Sumsel, Kamis (2/12). Pada pertemuan dengan panitia PON Riau tersebut antara lain hadir Wakil Ketua II KONI Sumsel Dennie Zainal, Wakil Sekretaris Faizal Perdana, dan Suparman Roman dari Bidang Antarlembaga. Lebih lanjut dia mengatakan, Provinsi Riau akan menjadi tuan rumah PON tahun 2012 sehingga perlu belajar lebih banyak agar kegiatan olahraga empat tahunan itu berlangsung sukses. Sehubungan dengan itu, pihaknya ingin belajar kepada Provinsi Sumsel antara lain pelaksanaan pertandingan, promosi, administrasi, dan sponsor. Hal ini karena Sumsel pada PON 2004 bukan saja sukses penyelenggaraan dan prestasi, tetapi juga berhasil memberdayakan ekonomi rakyat setempat yang terus berkembang hingga saat ini. Wakil Sekretaris KONI Sumsel Faizal Perdana mengatakan, memang Sumsel dalam pelaksanaan pesta olahraga yang diikuti atlet terbaik di Indonesia itu jauh-jauh hari telah melaksanakan promosi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar