"Siswa ini memang sudah tidak masuk sekolah usai mengikuti Ujian Sekolah. Orang tuanya juga sudah ke sekolah untuk memberitahukan bahwa anaknya tidak mau sekolah lagi," ungkap Kepala SDN 129 Palembang, Ganefo, dijumpai wartawan koran ini diruang kerjanya, Senin (6/5).
Secara keseluruhan, kata Ganefo, pelaksanaan UN di SDN 129 Palembang berjalan dengan aman dan tertib. Terdapat tiga lokal yang disediakan pihaknya untuk menampung muridnya melaksanakan UN. Satu lokal berisikan 20 murid, meskipun kondisinya sangat memprihatinkan lantaran berada di atas rawa di kawasan Pakjo.
Salah seorang murid SDN 129 Palembang, M Ridho Fanjiko, ditemui usai pelaksanaan UN mengaku, tidak terlalu sulit untuk mengerjakan soal UN kali ini. Bahkan, meskipun tidak belajar dirumah dirinya sanggup mengerjakan 50 soal pilihan ganda dengan waktu 1 jam saja.
"Idak susah nyantai bae, kan pelajarannyo sudah diajarkan waktu belajar di sekolah. Nah, kalu Matematika besok (hari ini, red) baru belajar gek malam," ungkap bocah yang kerap menjadi juara kelas.
Terpisah, Kepala SDN 22 Palembang, Drs M Hanafi Siregar MSi mengatakan, sebanyak 46 siswa kelas VI ikuti UN semua. Diakuinya tahun lalu ada 50 siswa dan tahun ini mengalami penurunan.
"Karena ada aturan dari pusat satu ruangan harus 20 peserta, maka dibagi menjadi tiga ruang. Ruang pertama 20 siswa, ruang kedua 20 siswa dan ruang ketiga hanya 6 siswa. Masalah pengambilan naskah soal UN diamabil jam 06.00 pagi ke UPTD IB I langsung," kata dia.
Ia mengatakan, tahun ini UN SD berjalan lancar, tidak ditemukan kerusakan terhadap naskah soal, pasalnya untuk SD sudah terorganisir dengan rapi dan baik dari dulu. Selain itu, pengawas tiap ruangan sebanyak dua guru untuk mengawasi berlangsungnya ujian.
"Sebab anak-anak sudah diberikan tryout mulai januari hingga maret sebanyak tiga kali dengan hasil TO nilai siswa pun bagus sesuai target, dan diberikan pelajaran tambahan seminggu tiga kali juga. Untuk masalah kelulusan, nilai target ditentukan oleh kebijakan sekolah masing-masing," ujarnya.
Rido Ariansyah, salah seorang siswa kelas VI A, SDN 22 Palembang mengatakan tidak ada masalah dihari pertama UN. Bocoran pun tidak dapat dari pihak manapun, dan dirinya tetep yakin dan percaya diri akan kemampuan yg ia miliki untuk menghadapi UN.
"Hari pertama menurut saya tidak terlalu sulit, 50 soal bahasa Indonesia dapat saya jawab semua. Dan saya pun yakin dengan jawaban itu karena sudah belajar dirumah, ikuti les tambahan disekolah maupun diluar sekolah," katanya usai mengikuti ujian.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang, Riza Fahlevi mengatakan, untuk UN SD saat ini tidak ada kendala berarti. “Semua berjalan sesuai rencana, memang ada siswa yang tidak ikut UN. Tapi itu belum kita rekap datanya, masih menunggu laporan dari sekolah,” tukasnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar