Minggu, 21 April 2013
Retribusi pasar Palembang terealisasi Rp1 miliar
Retribusi 33 unit pasar se-Kota Palembang pada triwulan pertama 2013 baru terealisasi Rp1 miliar dari target Rp10 miliar.
"Sampai triwulan pertama ini pihaknya telah menghimpun pendapatan dari retribusi pasar sebesar Rp1 miliar tetapi pihaknya optimistis target Rp10 miliar terealisasi tahun ini," kata Direktur PD Pasar Palembang Djaja, Syaifuddin Azhar, Rabu.
Menurut dia, tarif retribusi kepada pedagang di pasar milik pemkot sebesar Rp5.000 per hari/pedagang.
Sedangkan pasar tradisional milik swasta tarifnya lebih tinggi yang mencapai Rp15.000 per hari.
Ia mengatakan, ribuan pedagang berjualan pada 33 pasar tradisional di kota pempek.
Setiap hari dilakukan penarikan retribusi oleh petugas yang langsung mendatangi pedagang, dimana tahun lalu terealisasi Rp10 miliar dari target Rp9 miliar.
Dia menjelaskan, dana retribusi itu digunakan untuk memenuhi beragam kebutuhan, seperti membayar listrik dan air bersih serta kebersihan lingkungan pasar.
Selain itu, perawatan pasar dananya juga diambil dari retribusi yang mereka himpun.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Palembang, Ibnu Rohim mengatakan pasar tradisional masih menjadi pilihan utama warga membeli beragam kebutuhan karena meskipun telah beroperasi pasar modern tetap ramai.
Pembangunan pasar tradisional di lokasi - lokasi yang representatif menjadi sasaran mereka untuk mendekatkan pasar ke pemukiman, katanya.
Dia menambahkan, pasar tradisional tetap menjadi fasilita yang mereka pertahankan meskipun kini kota semakin berkembang.
Karena pasar tradisional menjadi salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat khususnya pedagang kecil.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar