Jumat, 21 Juni 2013

Tabrakan Maut, Enam Tewas



KATIBUNG – Dalam rentang waktu 13 jam, kecelakaan maut terjadi di tiga lokasi berbeda, yakni Lampung Selatan, Tanggamus, dan Lampung Utara, kemarin (20/6). Sedikitnya enam orang tewas dan empat luka-luka akibat peristiwa tersebut.


Mirisnya, tiga korban tewas di Lamsel merupakan satu keluarga yang terdiri nenek, ibu, dan cucu. Tabrakan beruntun itu terjadi pukul 07.30 di Kilometer 23/24 jalan lintas Sumatera (jalinsum) Dusun Sukabandung, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung.

Mereka adalah Masana (65), Irma Yunita (30), dan Atar yang masih berusia 1 tahun 5 bulan. Ketiganya warga Desa Tanjungagung, Kecamatan Katibung.

Informasi yang dihimpun  kecelakaan dipicu truk fuso BG 8736 CG yang dikemudikan Wanti (37), warga Palembang, Sumatera Selatan, mengalami rem blong.

Truk yang mengangkut alat-alat olahraga futsal itu melaju dari arah Bakauheni menuju Bandarlampung. Di lokasi yang kondisinya turunan curam, truk langsung menghantam mobil Honda Jazz nopol 2621 YF yang berada di depannya.

Truk kian tak terkendali dan kembali menghantam Kijang LGX BE 2814 CM. Truk baru berhenti setelah menghantam Isuzu Panther BE 2251 E yang ditumpangi satu keluarga tersebut.

Kerasnya benturan membuat Isuzu Panther yang dikemudikan Irwan Artadinata (26), warga Desa Tanjungagung, terjun bebas. Hingga tadi malam, Irwan kritis dan dirawat di Rumah Sakit Graha Husada Bandarlampung.

’’Sedangkan mobil Honda Jazz dan Toyota Kijang LGX hanya ringsek pada bagian depan dan belakang,” ujar Kasatlantas Polres Lamsel AKP M. Budhi S. mewakili Kapolres AKBP Bayu Aji kepada wartawan kemarin.

Untuk menghindari amuk massa, sopir truk diamankan di Mapolres Lamsel. ’’Sudah kami tahan di polres,” tegas Budhi.

Sedangkan di Tanggamus, kecelakaan yang merenggut dua nyawa terjadi di ruas jalinbar Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka. Mobil Mitsubishi Colt Diesel nopol B 9732 NYT bermuatan kelapa terperosok ke jurang sedalam 15 meter.

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, sopir Mitsubishi Colt Diesel Imron (40) dan kernetnya Irul (38) tewas di lokasi. Keduanya warga Desa Tempelrejo, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran.

’’Kecelakaan terjadi Kamis (20/6) pukul 01.00. Saat itu truk datang dari arah Bengkulu. Saat tiba di lokasi kejadian, ban depan kiri mobil pecah. Kendaraan yang membawa buah kelapa itu pun oleng dan masuk jurang, lalu terbakar. Kedua korban terpanggang,” urai Kanitlakalantas Polres Tanggamus Ipda Tajudin mewakili Kasatlantas AKP Ikrar Patowari kemarin.

Menurutnya, api timbul karena gesekan antara pelek ban dengan aspal. Dari situ timbul percikan api, lantas membakar bagian depan mobil. ’’Sebenarnya, tangki mobil tidak apa-apa dan bahan bakarnya juga tak tumpah,” ujar Tajudin.

Sementara di Lampura, lakalantas merenggut nyawa Deni (30), warga Jalan Sersan Laba Gole, Kelurahan Kotaalam, Kecamatan Kotabumi Selatan, pukul 15.00.

Korban tewas setelah sepeda motor Supra X nopol BE 6781 JE yang dikendarainya bertabrakan dengan truk BG 8848 UN di jalan lintas tengah Sumatera (jalintengsum) Desa Bandarputih, Kotabumi Selatan.

Sedangkan rekannya, Sundar Fiyanto (28), kritis akibat luka yang dialami dan kini dirawat di Rumah Sakit Handayani Kotabumi. Pasca kecelakaan, sopir truk Komarudin (56), warga Palembang, diamankan di Mapolres Lampura.

Kasubbag Humas Polres Lampura AKP Emrosadi mengatakan, kejadian bermula saat kedua korban mengendarai motor dari arah Kotabumi menuju Bukitkemuning. Sampai di lokasi kejadian, korban hendak mendahului kendaraan, dan di saat bersamaan dari arah berlawanan muncul truk yang dikemudikan Komarudin yang juga hendak mendahului kendaraan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar